1). RAID (redundant array of independent disks) adalah cara menyimpan data yang sama pada beberapa harddisk yang berbeda dalam 1 tingkat yang sama sebagai backup data dalam kasus kerusakan drive.saya akan membahas 4 tingkat RAID yang sering digunakan. [1]
1. RAID-1 : Dikenal sebagai disk mirroring, konfigurasi ini terdiri dari setidaknya dua drive yang menduplikasi penyimpanan data. Tidak ada striping. Kinerja baca ditingkatkan karena disk dapat dibaca pada saat yang bersamaan. Kinerja penulisan sama seperti untuk penyimpanan disk tunggal.
2. RAID-5 : Level striping dengan paritas. Informasi paritas di setiap drive, memungkinkan array berfungsi bahkan jika satu drive rusak.Arsitektur array memungkinkan operasi baca dan tulis untuk menjangkau beberapa drive.
3. RAID-6 : Jika pada RAID 5 toleransi kerusakan disk hanya satu, pada RAID-6 memiliki 2 disk. Dengan penambahan ekstra Parity block, maka redundansi data lebih bagus ketimbang RAID 5. Sehingga membutuhkan minimal 4 buah harddisk.
4. RAID-10 : RAID 10 biasa juga disebut dengan RAID 1+0 atau RAID 1&0, RAID-10 membutuhkan minimal 4 buah hardisk. RAID-10 adalah kombinasi antara RAID-0 (data striping) dan RAID-1 (mirroring). Memiliki performa baca/tulis & redundansi data tertinggi (memiliki toleransi kerusakan hingga beberapa hardisk)
2). Gambar tersebut external RAID enclosures digunakan untuk menambahkan beberapa harddisk external dari satu wadah ke dalam PC sehingga PC mendapatkan kapasistas penyimpanan tambahan dari harddisk yang terpasang pada external RAID enclosures.
3). RAID menggunakan teknik mirroring disk dan striping disk. mirroring menyalin data yang identik ke lebih dari satu drive. Striping yaitu semua disk disisipkan dan ditangani secara berurutan.
4). Network-attached storage (NAS) adalah penyimpanan file khusus yang memungkinkan banyak pengguna untuk mengambil data dari kapasitas diskterpusat.
5). Keunggulan NAS adalah kemudahan akses, kapasitas tinggi dan biaya
yang cukup rendah. Perangkat NAS menyediakan infrastruktur untuk kehandalan penyimpanan di satu tempat.
6). NAS memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi dan berbagi data
secara lebih efektif, NAS memudahkan lingkungan kerja terdistribusi untuk
mengakses file dan folder dari perangkat apa pun yang terhubung ke jaringan.
Organisasi umumnya menggunakan lingkungan NAS sebagai landasan untuk
cloud pribadi.
7). Dengan skala NAS, administrator penyimpanan memasang lebih besar dan
lebih banyak harddisk untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan. Penskalaan
menyediakan fleksibilitas untuk beradaptasi bersama dengan kebutuhan bisnis
organisasi.
8). LAN adalah suatu jaringan internal / lokal dengan jangkauan jarak
maksimal 100 meter. Jaringan LAN banyak digunakan dalam perusahaan untuk
menghubungkan antara bagian - bagian dalam satu gedung.
Beberapa ciri dari LAN :
a. Jarak antar terminal tidak terlalu jauh
b. Pada umumnya LAN milik satu organisasi atau perusahaan
c. Mempergunakan media transmisi berupa kabel yang khusus untuk
berkomunikasi dan biasanya mempunyai kecepatan pengiriiman
data yang sangat tinggi (1 Mbps -10 Mbps).
9). CentOS Project adalah upaya perangkat lunak bebas berbasis komunitas
yang berfokus di sekitar tujuan menyediakan platform dasar yang kaya bagi
komunitas open source untuk dibangun dengan tujuan pengembangan untuk
penyedia cloud, komunitas hosting, dan pemrosesan data ilmiah.
10). Beberapa contoh yang menonjol dari SIG adalah:
Core: Membangun dan melepaskan platform inti CentOS Linux.
Xen4CentOS: Menyediakan dukungan Xen4 untuk CentOS 6.
CentOS Design: Meningkatkan pengalaman pengguna dengan karya seni
berkualitas tinggi.
11). Protocol Webdav
WebDAV (World Wide Web Distributed Authoring dan Versioning)
menerapakan standar RFC 2518, RFC 4918 dan Internet Engineering Task Force
(IETF) untuk authoring kolaboratif di Web, satu set ekstensi untuk Hypertext
Transfer Protocol (HTTP) yang memfasilitasi pengeditan kolaboratif dan
manajemen file antara pengguna yang terletak dari jarak jauh dari satu sama lain
di Internet.
12). Fitur WebDAV meliputi:
1. Mengunci (juga dikenal sebagai kontrol konkurensi ), yang mencegah
penimpaan file secara tidak sengaja.
2. Properti XML, yang memfasilitasi operasi (seperti penyimpanan dan
pengambilan) pada metadata, sehingga data tentang data lain dapat
diatur.
3. Protokol DAV, yang memungkinkan pengaturan properti, menghapus,
dan mengambil.
4. Protokol DASL (DAV Searching and Locating), yang memungkinkan
pencarian untuk mencari sumber di Web.
5. Manipulasi namespace, yang mendukung operasi penyalinan dan
pemindahan. Koleksi, yang mirip dengan direktori sistem file, dapat
dibuat dan terdaftar.
13). Client - Server
Client – server merupakan arsitektur jaringan komputer yang memisahkan
client dengan server. Jaringan tipe ini merupakan jaringan yang termasuk sering
ditemui di jaringan komputer. Tiap client / server yang terhubung ke jaringan bisa
disebut sebagai simpul / node. Arsitektur ini sering juga disebut sebagai two –
tier. Arsitektur seperti ini memungkinkan komputer dan piranti jaringan untuk
saling membagi file dan sumber daya penyimpanan.
menjelaskan bahwa komputer client bisa meminta dan menerima layanan dari server – server yang ada di jaringan komputer. Adapun server bisa menerima permintaan layanan tersebut, memprosesnya dan
mengembalikan hasilnya ke client.
14). SELinux
SELinux adalah peningkatan keamanan Linux yang memungkinkan
pengguna dan administrator lebih mengontrol kontrol akses. Akses dapat dibatasi pada pengguna dan aplikasi mana yang dapat mengakses sumber daya mana. Sumber daya ini dapat berupa file. Kontrol akses Linux standar, seperti mode file (-rwxr-xr-x) dapat dimodifikasi oleh pengguna dan aplikasi yang dijalankan pengguna.
15). Firewall
Firewall adalah program keamanan jaringan yang mengontrol koneksi
masuk dan keluar berdasarkan aturan yang ditetapkan. Namun, implementasi
keamanan standar biasanya menggunakan beberapa bentuk mekanisme khusus
untuk mengontrol hak akses dan membatasi sumber daya jaringan untuk pengguna
yang berwenang, dapat diidentifikasi, dan dapat dilacak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar